tanaman sayuran dataran rendah

Ini Tanaman Sayuran Dataran Rendah yang Panen Berlimpah

5 views

Tanaman sayuran dataran rendah yang dapat ditumbuhkan cukup mudah ditemukan. Beberapa petani juga menjual bibitnya dengan harga yang murah. Perawatan sayuran yang ditanam enam ratus meter di atas permukaan air ini juga tidak terlalu sulit. Tanaman sayuran juga bisa menggunakan lahan di sekitar rumah. Beberapa tanaman berikut ini dapat dibudidaya pada dataran rendah:

1. Tomat

Tanaman sayuran tomat cukup sering dibudidayakan oleh petani sayuran. Jenis tomat yang dapat dicocok tanam adalah jenis mirah, permata, ratna, lentana, berlian, dan intan. Untuk satu hektar ladang, dibutuhkan sekitar 150-200 gram benih tomat.

Setiap bibit ditanam pada kantong plastik berukuran 10×15 cm. Plastik yang sudah dilubangi bagian bawahnya kemudian diisi dengan tanah yang dicampur dengan benih dan pupuk dengan perbandingan dua banding satu. Persiapan untuk menanam tanah lahan dengan mengolah tanah enam hari sebelumnya. Tanah dibentuk bedengan dengan lebar 100cm, panjang bedeng disesuaikan dengan kondisi lahan.

Setelah bibit siap tanam, tetap beri pupuk dan beri jarak agar tanaman tumbuh tanpa mengganggu tumbuhan di sisi lainnya. Nantinya, dalam 70-80 Hari tanaman sudah siap untuk dipanen. Potensi panen sayur tomat dapat mencapai angka 10 hingga 50 ton per hektar.

2. Cabai

Tanaman sayuran dataran rendah lain yang bisa dipertimbangkan adalah cabai. Tanaman ini cukup mudah dibudidayakan. Dengan pot berukuran 10cm, bibit cabe sudah bisa ditanam. Pot diberi lubang untuk aliran drainase. Semua jenis cabe bisa ditumbuhkan di dataran rendah. Dengan demikian, pecinta cabe dapat menikmati cabe kapan saja tanpa harus membeli cabe, apalagi ketika harga di pasaran sedang melonjak.

3. Bayam

Bayam memiliki gizi yang baik untuk tubuh. Dalam berladang sayur bayam, akan lebih baik menggunakan media tanam dengan botol air bekas, kantong plastik, atau pot. Menanam di tanah akan dapat membuat biji atau daun bayam terbawa angin.

Pada media tanam, jadikan kompos di bagian dasar. Letakkan biji bayam, lalu tutup kembali dengan tanah. Dengan kelembaban yang konsisten, bayam dapat dipanen dalam satu bulan.

4. Kacang Panjang

Kacang panjang jenis KP 1, KP 2, dan usus buntu dapat dibudidaya menjadi tanaman sayuran dataran rendah. Sayur ini ditanam memakai tugal dengan dua biji kacang di dalam satu lubang. Lubang dibuat pada tanah yang sudah dicangkul sedalam 20-30cm dengan panjang bedeng lima meter, lebar satu meter dan tinggi 20cm.

Setiap kacang panjang diberi jarak tanam sepanjang 40-50cm. Tanaman diberi pestisida secara berkala untuk menghilangkan hama. Sayur sudah bisa dipanen setelah berumur 60-63 hari dengan memutar polong hingga terlepas. Potensi panen yang bisa dihasilkan dalam satu hektar mencapai 10-15 ton.

5. Sawi

Sayuran sawi bagus dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi. Cara bercocok tanam dengan sayuran ini di dataran rendah dapat dimulai dengan menggembur tanah dengan pupuk kandang. Tanah dilubangi sedalam 30cm untuk menanam benih sawi yang sudah tumbuh empat sampai lima helai daun.

Sawi ditanam pada bedengan dengan lebar satu meter akan panen satu bulan kemudian. Di antara jenis sawi yang cocok di dataran rendah adalah Talaud, Sangihe, Asveg, dan Sawi Hijau. Untuk satu hektar lahan sawi, berpotensi menghasilkan 15-20 ton.

Demikian rekomendasi tanaman sayuran dataran rendah untuk cocok tanam untuk skala kecil. Dengan berladang sayuran ini, petani bisa menjual hasil panen dan bisa dikonsumsi sendiri. Hal ini dapat menjadi solusi di tengah kesulitan ekonomi di saat pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *