penyebab tanaman hidroponik kerdil

Penyebab Tanaman Hidroponik Kerdil Beserta Cara Menanganinya

31 views

Bercocok tanam dengan media air semakin banyak digandrungi sebab teknisnya yang mudah dan tidak memerlukan lahan luas. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga masalah seperti pertumbuhan yang terhambat. Berikut ini akan dijelaskan penyebab tanaman hidroponik kerdil yang sering timbul dan meresahkan. Diberikan pula beberapa cara untuk menanganinya.

Penyebab Tanaman Kerdil

Bagi yang masih baru memulai teknik bercocok tanam seperti ini, harus tahu masalah yang muncul pada tanamannya beserta hal yang menjadi penyebab. Hidroponik memang tidak terlalu sulit dilakukan dan hanya membutuhkan modal kecil. Tapi seringkali tanaman tidak dapat tumbuh dengan semestinya, karena pemilik kurang memperhatikan hal berikut ini:

1. Tanaman Kekurangan Nutrisi

Dalam hidroponik, nutrisi menjadi komponen yang sangat penting. Tanaman memerlukan semua unsur hara guna menunjang proses pertumbuhannya. Apabila ada satu saja yang tidak terpenuhi, dapat menyebabkan kerdil. Seperti terjadinya defisiensi pada nitrogen dan kalium yang membuat batang pohon hanya tumbuh pendek dan menjadi lemah.

2. Kurangnya Kadar Oksigen di Dalam Air

Media tanam yang menggunakan air menyebabkan terjadi masalah pada tanaman jika tidak diperhatikan dengan baik. Tanaman juga melakukan sistem metabolisme berupa respirasi yang memerlukan oksigen. Jika kandungan tersebut tidak tercukupi, bisa berakibat anaerob. Hal ini mengakibatkan turunnya pH air dan menghambat proses pertumbuhan.

3. Air Baku Mempunyai PPM Tinggi

PPM (Part Per Million) merupakan satuan yang dipakai ketika melakukan pengukuran tingkat kepekatan pada larutan cair. Angka PPM yang tinggi pada air baku, yakni air murni yang belum tercampur nutrisi, kurang baik dipakai untuk hidroponik. Cobalah mengukurnya memakai TDS meter dan lihat apakah kandungan asam basa sudah sesuai kadarnya.

Cara Menangani Tanaman yang Kerdil

Setelah mengetahui beberapa penyebab tanaman hidroponik kerdil, selanjutnya dapat melakukan pencegahan agar bisa tumbuh sesuai semestinya. Komponen yang penting dari sistem bercocok tanam seperti ini memang harus diperhatikan dengan benar. Meskipun tidak perlu repot-repot untuk menyiram, tapi juga perlu dilakukan perawatan.

1. Periksa Oksigen agar Tersuplai dengan Baik

Ketika memilih teknik hidroponik, maka harus siap untuk segala macam perawatan agar tanaman bisa berkembang dengan baik. Terutama soal kadar oksigen yang terdapat di dalam air. Kandungan ini perlu dipastikan mendapatkan suplai yang cukup agar proses respirasi bisa lancar. Cobalah untuk menambahkan pompa udara (aerator) guna menunjang kelancaran pasokan oksigennya.

2. Lakukan Pengelolaan Air yang Tepat

Air yang digunakan sebagai media tanam harus dilakukan pengelolaan dengan tepat supaya nantinya tanaman tidak kerdil. Sebelum melakukan proses bertanam, pastikan nilai PPM pada air baku tidak melebihi angka 100. Jika pada daerah tertentu nilainya mencapai 200, bisa menurunkannya terlebih dahulu dengan bantuan alat reverse osmosis.

Setelah memastikan angka PPM kecil, perlu diperhatikan juga tentang kebersihan air. Proses sirkulasi harus benar-benar lancar. Periksalah apakah talang instalasinya sudah cukup kencang. Selain itu, jagalah temperatur tetap stabil sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik. Hidroponik tidak sulit, namun perlu sebuah ketelatenan.

3. Berikan Nutrisi yang Sesuai

Dalam hidroponik, pupuk sering disebutkan dengan nama nutrisi. Unsur hara yang diperlukan tanaman harus terpenuhi agar tidak menghambat pertumbuhannya. Sekarang sudah tersedia berbagai macam nutrisi baik di toko online maupun offline. Pilihlah yang paling sesuai dan jangan lupa untuk melihat anjuran yang tertera di dalam kemasan sebelum menggunakannya.

Itulah penyebab tanaman hidroponik kerdil yang sering menyebabkan keresahan. Sudah disebutkan pula beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanggulanginya. Orang-orang yang melakukan teknik tanam seperti ini harus selalu memperhatikan air sebagai media tanam agar tidak menghambat pertumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *