kekurangan unsur hara pada tanaman

Jenis dan Dampak Kekurangan Unsur Hara pada Tanaman

8 views

Nutrisi berguna untuk membuat tanaman menjadi tumbuh dan berkembang. Nutrisi berupa mineral ini sangat diperlukan sekali bagi tanaman. Oleh sebab itu untuk memenuhi kebutuhannya diperlukan sebuah pupuk sebagai pengganti. Kekurangan unsur hara pada tanaman bisa menyebabkan tidak dapat tumbuh. Unsur hara berperan aktif dalam menjaga tanaman agar sehat dan kuat.

Tanaman yang mendapat unsur hara yang baik memiliki perkembangan yang optimal. Unsur hara juga digunakan untuk melakukan proses fotosintesis. Salah satu jenis unsur hara adalah jenis makro yaitu jenis yang paling banyak diserap oleh tanaman. Berikut adalah jenis dan dampak dari kekurangan unsur hara:

1. Nitrogen

Nitrogen masuk ke dalam unsur hara makro karena keberadaannya sangat berperan sekali dalam keberlangsungan tanaman. Ini berfungsi sebagai bahan sintetis dan klorofil dari tanaman. Selain itu juga mampu mengatur pertumbuhan dari tanaman secara keseluruhan. Peran Nitrogen bagi tanaman sangat besar sekali apalagi ketika memasuki masa vegetatif.

Konsumsi Nitrogen ini perlu diperhatikan agar tanaman terhindar dari penyakit. Jika Nitrogen yang diperoleh itu kurang maka tanaman bisa menjadi kerdil dan pertumbuhannya terlambat. Hal ini bisa dilihat dari daunnya yang mengering.

2. Fosfor

Sama seperti Nitrogen, fosfor juga sangat berperan dalam menjaga pertumbuhan dan meningkatkan tinggi dari sebuah tanaman. Protein pada Fosfor berfungsi untuk pertumbuhan benih. Dna dan Rna pada Posfor berfungsi untuk menentukan gen dari tanaman. Sedangkan Atp berfungsi sebagai transfer energi ke tanaman.

Fosfor memiliki karakteristik yang mudah dilarutkan dalam air dan juga pergerakan tergolong lambat. Hal ini akan memudahkan tanaman untuk menyerapnya. Kekurangan unsur hara pada tanaman memang sangat mengganggu sekali dalam pertumbuhan apalagi jenis fosfor. Karena bisa menyebabkan tanaman menjadi pendek dan warnanya akan berubah menjadi keunguan. Selain itu juga tanamannya akan tumbuh kerdil.

3. Kalium

Kalium berfungsi untuk melakukan proses fotosintesis dan mengatur penyerapan air dalam jaringan. Kekurangan Kalium bisa menyebabkan tanaman menjadi kering dan terlihat hangus. Selain itu juga mudah terserang penyakit. Untuk mengetahuinya bisa terlihat dari bunganya yang mudah rontok dan berguguran.

4. Magnesium

Magnesium berperan sebagai media untuk transformasi energi dari tanaman. Selain itu juga magnesium berperan aktif dalam memperlancar fotosintesis. Kekurangan Magnesium dapat menyebabkan tanaman menjadi layu dan lemah. Hal ini bisa terlihat dari daunnya berwarna kekuningan. Kalium dan Magnesium tidak akan terpisahkan karena keduanya sangat terikat sekali.

5. Kalsium

Sama seperti unsur hara di atas. Kalsium berperan aktif dalam menguatkan pertumbuhan sel dan jaringan. Kalsium ini menjadi amat penting bagi tanaman. Tanaman yang kekurangan Kalsium daunnya akan terlihat kecil dan rontok. Kemudian produksi bunganya akan terganggu. Kalsium juga menjadi bermanfaat untuk keberlangsungan dari pepohonan dan hewan.

6. Klor

Klor berfungsi untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil pada tanaman. Kekurangan Klor akan berdampak pada daunnya yang keriput dan kering. Selain itu juga pertumbuhannya menjadi terhambat.

7. Mangan

Mangan digunakan untuk memperlancar proses pembentukan enzim. Gejala yang timbul akibat kekurangan mangan adalah tananan menjadi kerdil dan daunnya terlihat kemerahan.

Kekurangan unsur hara pada tanaman sangat berdampak sekali terhadap produksi yang dihasilkan. Hal itu akan menyebabkan nutrisi yang dihasilkan dari alam sangat terbatas sekali. Diperlukan sebuah pupuk atau mineral yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Yang perlu diperhatikan, gunakan pupuk secukupnya agar nutrisinya terpenuhi. Sehingga membuat tanaman tumbuh menjadi sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *