kebun pisang modern

Kebun Pisang Modern Mampu Dongkrak Produktivitas Agribisnis, Ini Cara Tanamnya

15 views

Berkecimpung dalam dunia agribisnis kini tampak sangat potensial. Salah satunya dengan menekuni cara tanam kebun pisang modern. Petani pisang yang dulunya harus mengolah kebun pisang dengan cara lama yang kurang optimal, kini bisa meraup banyak keuntungan dengan cara modern tersebut.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bagaimana cara tanam kebun pisang jaman modern. Adapun  cara budidaya pisang yang bisa dilakukan dengan mengoptimalkan lahan untuk meraih produktivitas tinggi itu sangat mudah. Berikut ini cara tanam untuk kebun pisangnya yang bisa ditiru, yaitu:

1. Penentuan Lahan Kebun Pisang Modern

Pohon pisang termasuk jenis tanaman dari daerah tropis.  Maka dari itu, pohon pisang bisa tumbuh serta berkembang secara baik terhadap kelembaban yang rendah dan suhu yang panas. Intensitas penyinaran juga harus tinggi. Meski demikian, pohon pisang juga harus diberikan suplai air yang cukup.

Di samping itu, perlu diperhatikan tanah yang akan dipakai memiliki kandungan humus dan kapur. Sebaiknya, hindari penggunaan lahan tanah yang banyak mengandung garam. Hal ini, akan berpengaruh pada produktivitas tanaman pisang.

2. Pemilihan Bibit Pohon Pisang

Adanya pemilihan yang unggul, diharapkan hasil panen pun akan berkualitas. Disarankan untuk memilih tunas pisang yang sudah tumbuh sekitar 1-1,5 m tingginya dan lebarnya mencapai 15-20 cm. Selain itu, pilih bibit yang sudah dewasa, ditandai dengan adanya calon bunga di dalamnya. Tunas dengan daun yang tegak juga lebih unggul dibandingkan dengan tunas yang memiliki daun melebar.  

3. Penanaman Pohon Pisang  

Penanaman pohon pisang pada kebun pisang modern dibutuhkan saluran irigasi pada setiap 3 baris tanaman. Mulai dari sisi atas landasan dan saluran juga sebaiknya ditanami rumput untuk menahan erosi tanah. Sementara, untuk jarak tanam antar pohon pisang bisa dibuat 3m x 3m. Pembuatan ukuran lubang pada tanah gembur 40cm x 40cm x 40 cm, sedangkan pada tanah padat bisa dibuat 30cm x 30cm x 30 cm.

Waktu penanaman yang tepat, dilakukan ketika menjelang musim penghujan. Sebelum ditanam, lubang yang sudah dibuat dimasukkan pupuk organik sekitar 5-10 kg. Hal itu bertujuan agar tanaman pisang dapat mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan baik.

4. Perawatan Pohon Pisang

Supaya tanaman pisang bisa tumbuh dengan baik, diperlukan perawatan yang konsisten. Pertama, rumput dan gulma yang tumbuh mengganggu di sekitar tanaman perlu disiangi. Penyiangan ini dilakukan ketika melakukan penggemburan tanah. Baru setelah tanah digemburkan, pangkal tanaman ditimbun supaya menghasilkan akar dan anakan tunas yang banyak serta kuat.

Kedua, perlu diingat dalam satu rumpun idealnya terdiri atas 3 sampai 4 batang tunas induk dan anakan. Dengan demikian, perlu dilakukan pemotongan tunas anakan berdasarkan umur. Setiap 3 tahun, rumpun harus diganti dengan bibit yang baru.

Ketiga, untuk daun-daun dan pelepah pisang yang mengering juga perlu dipangkas. Pemangkasan ini dapat dilakukan setiap hari. Tujuan dari pemangkasan ini ialah untuk memaksimalkan tanaman dalam tumbuh dan berkembang. Selain itu, pada jantung pisang yang letaknya 25 cm dari sisir buah paling ujung bawah harus dipangkas, supaya tidak menghambat perkembangan buah.

5. Pemanenan Pohon Pisang

Pohon pisang sudah dapat dipanen setelah 1 tahun usia tanam. Sedangkan, buah yang matang siap panen berkisar antara 80-100 hari. Pemanenan bisa dilakukan ketika buah mulai berwarna hijau kekuningan.

Itulah, cara budidaya pisang dengan menggunakan cara tanam kebun pisang modern. Pemanfaatan lahan yang optimal diharapkan akan memanen hasil yang maksimal. Selain itu, perawatannya yang mudah juga akan menjadikan efisien waktu dan tenaga perawatan serta biaya operasionalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *