cara mengukur ph tanah

Cara Mengukur pH Tanah, Ini Informasinya

34 views

Keasaman atau kebasaan suatu permukaan, termasuk tanah disebut pH. Cara mengukur pH tanah penting untuk diketahui untuk mengetahui berapa pH tanah tersebut. Jika pH tanah tidak cocok dengan tanaman, maka tanaman tersebut akan sulit untuk tumbuh optimal. Bahkan menyebabkan kematian. Berikut adalah cara untuk mengukur pH tanah, diantaranya:

1. Menggunakan Bahan Makanan

Ternyata, bahan makanan yang umum ada di rumah bisa dijadikan untuk cara mengukur ph tanah. Caranya potong kubis kecil-kecil, lalu rebus di H2O yang memiliki pH netral. Air yang mendidih tersebut akan berubah warna menjadi ungu setelah 10 menit, lalu angkat panci dari kompor dan tiriskan kubis. 

Kemudian pindahkan air rebusan ke wadah bening dan tuangkan tanah. Jika air berubah menjadi warna pink, berarti tanah tersebut asam. Jika biru kehijauan, tandanya basa. Bila tidak ada perubahan warna, berarti pH tanah netral. 

Selain kubis, potongan kunyit yang berubah warna jika dicampur tanah basah juga dapat menunjukkan pH. Warna kunyit yang pudar menandakan pH tanah rendah. Adanya pH tanah tinggi bila kunyit menjadi warna biru. Sedangkan pH tanah dikatakan netral, jika tidak ada perubahan warna.

2. Menggunakan Bahan Dapur

Selain bahan makanan, bahan dapur seperti cuka dan baking soda juga bisa menentukan  pH tanah tergolong asam atau basa. Untuk mengetahui keasaman, pertama ambil sampel tanah lalu bersihkan dari kotoran-kotoran. Letakkan sampel tanah ke dalam wadah bening, lalu campur dengan air hingga menjadi seperti lumpur.

Untuk menguji kebasaan, campurkan tanah dengan ½ cangkir cuka. Jika muncul gelembung atau buih pada tanah, berarti pH tanah tersebut tinggi atau tergolong basa. Sedangkan untuk menguji keasaman, campurkan tanah dengan ½ cangkir baking soda. Sama seperti halnya pencampuran dengan cuka, tanah yang memiliki pH rendah akan mengeluarkan gelembung atau buih.

3. Menggunakan Test Kit

Cara mengukur pH tanah yang juga sederhana untuk dilakukan adalah dengan menggunakan Test Kit. Umumnya cara ini dilakukan dengan membuang lubang di tanah. Kemudian isilah lubang yang telah dibersihkan dari kotoran-kotoran dengan air terdistilasi (memiliki pH netral). Kemudian masukan alat test tersebut. 

Lalu alat akan menunjukkan angka pH yang dikandung tanah. Test Kit yang digunakan untuk mengetahui pH juga dapat berupa bahan kimia. Bahan kimia tersebut akan berubah warna sesuai pH tanah. 

4. Menggunakan Test Strip

Test Strip yang digunakan di cara ini dapat juga disebut dengan kertas litmus. Kertas ini sensitif bila terkena permukaan lembab yang memiliki kandungan pH tertentu. Untuk menggunakannya, pertama tuang tanah dengan air terdistilasi, lalu aduk. Kemudian pindahkan campuran tersebut dengan saringan ke wadah bening. Lalu celupkanlah Test Strip ke campuran tersebut dan amati perubahan warnanya.

5. Menggunakan Gawai Digital

Terdapat gawai digital yang praktis untuk digunakan dalam membaca pH tanah. Alat ini akan menampilkan angka pH pada layar LCD setelah diujikan pada tanah. Selain mampu membaca pH secara akurat, gawai digital juga mudah dibawa ke mana-mana. Pengguna pun tak perlu khawatir warna tanah yang gelap akan mempengaruhi pembacaan alat terhadap pH, sebagaimana pada cara sebelumnya.

Itulah cara mengukur pH tanah yang harus dilakukan dengan teliti dan seksama. Dengan demikian, akan diperoleh hasil yang akurat. Hal ini tentunya akan membuat orang-orang yang memiliki kebun dapat mengelola tanah dan menanam tanamannya dengan lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *