cara menaikan ph tanah

Ketahui Cara Menaikan PH Tanah Serta Penyebab Tanah Masam

56 views

Sebagian besar lahan di Indonesia adalah tanah masam. Maka dari itu, para ahli pertanian menyarankan untuk menetralkan lahan masam dengan menaikan ph. Lantas bagaimana cara menaikan ph tanah yang tepat? Sebenarnya ada beberapa cara, salah satunya menggunakan bahan dolomit.

Menaikkan PH Dengan Bantuan Kapur Dolomit

Tanah masam umumnya memang memiliki ph yang rendah. Kondisi tanah seperti ini tidak terlalu baik untuk proses pertanian. Akibatnya, pertumbuhan tanaman akan sangat terhambat. Dampaknya, produktivitas pertanian akan menurun. Oleh karena itu, mari simak beberapa cara menaikan ph lahan seperti yang akan diurai di bawah ini:

1. Menyebarkan Dolomit Secara Merata

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, menaikan ph tanah bisa dengan memanfaatkan kapur dolomit. Metode yang pertama, yakni dengan menyebarkan kapur dolomit secara merata pada seluruh lahan.

Proses ini umumnya dilakukan saat proses pengolahan lahan ataupun sebelum proses pembibitan dimulai. Setelah itu, diamkan lahan yang telah diberikan dolomite selama kurang lebih 2 hingga 3 minggu agar kondisi lahan normal kembali.

2. Menaburkan Langsung ke Lubang Tanam

Selain menyebarkan kapur dolomite secara merata, cara menaikan ph tanah bisa juga menggunakan metode kedua yakni langsung pada lubang tanam. Kapur dolomite, nyatanya bisa juga difungsikan sebagai pupuk dasar dalam proses kultivasi tanaman.

Caranya cukup mudah, yakni dengan menaburkan secukupnya bubuk dolomite ke lubang tanam. Kemudian tutup lapisan kapur tersebut dengan pupuk kandang atau campuran tanah. Diamkan selama kurang lebih 2 hingga 3 minggu sebelum ditanami bibit baru.

3. Mencampurkan Dolomit dengan Pupuk ZA

Perpaduan campuran ini bermanfaat untuk menyediakan unsur hara pada tanaman yang berupa Magnesium serta Sulfat Nitrogen. Metode ini tidak akan menurunkan keasaman tanah. Cara pengaplikasiannya bisa disebar merata ke dalam larikan sejajar tumbuhan, disebar di sekeliling atau disamping tanaman.

Selain itu, bisa di dalam lubang khusus disamping tanaman. Biasanya para petani menggunakan plastic mulsa untuk bertanam. Plastic mulsa ini umumnya diberikan lubang-lubang khusus. Sebagai tempat tumbuh tanaman juga sebagai media memberikan pupuk tanam.

Penyebab Tanah Memiliki Karakteristik Masam

Ada beberapa penyebab mengapa tanah memiliki ph rendah. Diantaranya kurangnya unsur kalsium serta unsur Magnesium. Selain itu bisa juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti halnya:

1. Dekomposisi Bahan Organik

Seperti contohnya tanah gambut, tanah gambut memiliki bahan organik yang cukup tinggi. Itulah sebabnya dekomposisi organiknya juga tinggi. Dimana proses ini akan selalu diiringi dengan hilangnya kandungan unsur Kalsium di dalam tanah.

2. Kelebihan Unsur Al, Cu, ataupun Fe

Unsur Al atau aluminium, Cu atau tembaga serta Fe yakni besi dengan jumlah berlebih juga dapat berakibat tanah menjadi masam. Di beberapa daerah yang memiliki kandungan unsur tersebut secara berlebihan memiliki ph rendah. Oleh karenanya tidak cocok untuk lahan pertanian seperti daerah penambangan.

3. Curah Hujan Cukup Tinggi

Di daerah yang memiliki curah hujan tinggi, kondisi tanah yang ada cenderung masam. Tingginya curah hujan berakibat pencucian unsur hara di lapisan tanah, sehingga tanah menjadi masam.

4. Kelebihan Pupuk Pembentuk Keasaman

Pemberian pupuk pembentuk asam berlebihan juga menjadi penyebab tanah memiliki ph rendah. Beberapa pupuk yang mengakibatkan hal ini seperti Urea, KCL, ZA, ZK ataupun Amonium Sulfat.

Itulah rangkuman mengenai cara menaikan ph tanah yang bisa menjadi referensi. Penggunaan dosis pupuk yang tepat dapat meningkatkan kesuburan tanah serta tanaman. Namun sebaliknya jika terlalu banyak penggunaan pupuk yang tidak seimbang dengan ph tanah, maka akan berakibat buruk baik tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *