cara budidaya tomat

Cara Budidaya Tomat dengan Mudah di Rumah

5 views

Selama di rumah, banyak yang bercocok tanam dan memilih alternatif lain dengan cara budidaya tomat. Buah berasa asam sedikit manis itu memang cocok ditanam sebab tidak terlalu rumit perawatannya. Selain itu, beragam nutrisi terkandung di dalamnya sehingga baik untuk kesehatan. Simaklah langkah-langkah penanamannya yang akan dijelaskan di bawah ini:

1. Pilih Lahan yang Bagus

Untuk yang memilih bercocok tanam langsung di tanah, maka perlu memperhatikan unsur hara yang terkandung di dalamnya sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik. Bagi yang menggunakan pot sebagai media juga sama, nutrisi harus cukup terpenuhi. Pastikan pula sistem drainasenya bagus sehingga perputaran air dapat berjalan seharusnya.

2. Lakukan Pemilihan Biji yang Berkualitas

Setelah itu, perlu menentukan jenis tomat seperti apa yang akan ditanam. Sebab ada varian yang berbentuk kecil bernama baby tomatoes. Cobalah untuk bertanya-tanya pada penjual bibit tanaman atau mencari informasinya di internet. Sekarang segala macam tips dalam bercocok tanam sudah bisa diakses dengan mudah dari sumber terpercaya.

Jika sudah tahu varian apa yang akan ditanam, maka carilah bijinya di toko yang ada di dekat rumah atau juga bisa melalui online. Namun harus benar-benar memperhatikan penjelasan yang tertera, agar tidak salah memilih. Pastikan biji tomat masih baik dan tidak busuk. Sehingga nantinya akan menghasilkan buah yang berkualitas juga.

3. Sebar Biji dan Tanam dengan Berjarak

Sebelum langsung di tanam di media tanah, biji yang telah dibeli tersebut harus disebar terlebih dahulu di lahan yang berbeda. Bisa menggunakan polybag berukuran sedang dan menyebar beberapa biji dalam satu wadah. Jika sudah tumbuh sekitar 10-15 sentimeter, bibit tersebut dapat dipindahkan ke media yang telah disiapkan.

Cara penanaman bibit pun tidak boleh sembarangan. Batang jangan dipendam terlalu dalam agar bisa tumbuh dengan baik. Pastikan ada jarak antara tanaman tomat dengan lainnya supaya proses perkembangannya tidak terhambat. Jika berada dalam pot, maka jangan menanam jumlah banyak dalam satu wadah.

4. Cek untuk Memastikan Memperoleh Cahaya yang Cukup

Tomat merupakan tanaman yang membutuhkan matahari langsung yang cukup banyak. Jadi, pastikan bibit yang sudah ditanam tadi berada di lahan dengan cahaya yang kuat. Jangan buat penutup yang menghalangi datangnya sinar. Namun jika masih kurang, pemilik bisa membantunya dengan cahaya buatan dan diberikan selama 15 sampai 18 jam per harinya.

5. Tutupi Tanah Tempat Penanaman Bibit

Cara budidaya tomat berikutnya agar tanaman terhindar dari berbagai macam penyakit yang ditularkan melalui tanah yaitu perlu menutupi lahan yang digunakan. Teknik ini biasanya disebut dengan mulsa. Hal ini dianjurkan agar bisa tetap hangat, sehingga buah yang dihasilkan nanti bagus dan berkualitas.

Manfaat lain menerapkan mulsa pada tanaman tomat ini adalah pemilik tidak perlu repot-repot menyiramnya setiap hari, sebab lebih menghemat air. Penutupan tanah umumnya dilakukan dalam selang waktu lima minggu setelah proses tanam. Jika diperlukan, tambah lapisan mulsa supaya kelembaban tetap terjaga.

6. Siram Tanaman dengan Teratur

Setelah diberikan mulsa memang dapat hemat air, namun juga tidak serta merta membuatnya tidak disiram dalam jangka waktu yang lama. Tanaman harus tetap memperoleh air dalam jumlah cukup agar nantinya bisa berkembang dengan baik. Pastikan menyiram tanaman dengan merata dari atas hingga bagian bawah.

Keterlambatan mendapatkan air dapat membuat tanaman tomat layu dan terjadi pembusukan pada ujung bunga. Selain itu, nantinya buah yang dihasilkan akan pecah-pecah. Pemilik boleh mengurangi intensitas penyiraman ketika buah-buah tomat sudah mulai matang. Hal ini dimaksudkan agar rasanya enak dan manis.

Itulah penjelasan mengenai cara budidaya tomat yang bisa dipraktekkan sendiri. Pastikan proses pemilihan lahan hingga berbuah diperhatikan dengan benar supaya dapat menghasilkan buah yang berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *