cara budidaya lidah buaya

Inilah Cara Budidaya Lidah Buaya Secara Lengkap

3 views

Aloe Vera atau lidah buaya, termasuk jenis tanaman sukulen yang tumbuh banyak di wilayah tropis. Meskipun di habitat aslinya cenderung kering serta hangat. Namun, penghobi tanaman ini tetap dapat menanamnya di daerah yang sejuk, bahkan cenderung dingin. Tentunya dengan memahami cara budidaya lidah buaya berikut pula pemeliharaannya.

Lidah buaya yang sejak dulu dikenal sebagai tanaman dengan berbagai manfaat ini cukup menarik untuk mulai dibudidayakan. Mulai sebagai obat pencahar, antiseptik, peradangan dan masih banyak lagi lainnya. Tentunya penghobi perlu memahami cara budidaya lidah buaya yang lengkap beserta pemeliharaan. Untuk itu diperlukan langkah dan persiapan sebagaimana berikut ini:

1. Persiapan Awal Tanam

Cara budidaya lidah buaya yang pertama adalah melakukan persiapan awal. Mulai dari menyiapkan pot, media tanam hingga bibit atau anakan lidah-buaya yang akan dibudidayakan. Pot diameter besar akan lebih baik. Pilih juga yang berlubang drainase optimal.

Demikian juga dengan media tanam-nya, gunakan campuran antara tanah dengan pasir yang biasa dipakai menanam pohon kaktus. Atau dapat juga menggunakan pasir malang yang terkenal cocok untuk jenis tanaman kering. Selanjutnya pilih anakan lidah buaya yang sehat dan siap tanam.

Anakan lidah buaya yang baik dan sehat berada di sekitar pangkal tumbuhan indukannya. Biasanya memiliki warna yang cerah serta sudah memiliki akar sendiri. Ambil anakan yang sudah memiliki 4 daun dengan ukuran seperlima tanaman indukannya.

2. Memulai Tanam Benih

Setelah semuanya sudah dipersiapkan saatnya melanjutkan cara budidaya lidah buaya yang kedua. Dimulai dengan memasukkan media tanamnya ke dalam pot yang sudah disediakan sebelumnya. Kemudian tanam anakan lidah-buaya tersebut. Sebaiknya jangan terlalu dalam menempatkan akarnya yang relatif pendek.

3. Pastikan Mendapat Cukup Sinar Dari Matahari

Meskipun lidah buaya tergolong tanaman kering, namun tetap hindari paparan sinar dari matahari secara langsung. Apalagi lidah-buaya termasuk jenis tanaman yang mudah sensitif dengan perubahan suhu di lingkungannya. Sebab hal tersebut akan sangat mengganggu penampilan dan kesegaran lidah buaya, mulai dari berwarna putih hingga kecoklatan.

Untuk itu pastikan tanaman ini hanya terpapar sinar dari matahari secara langsung selama 6 jam saja. Apabila menanamnya di dalam rumah, letakkan dengan jendela yang terkena sinar dari matahrari, untuk membuatnya tetap hidup.

4. Sirami Setiap 2 Minggu Sekali

Sebagai bagian dari keluarga tanaman sukulen, lidah-buaya tidak banyak membutuhkan siraman air yang banyak, cukup 2 minggu sekali. Sebab tanaman ini mampu menyimpan cadangan airnya di waktu yang cukup lama. Untuk itu periksa kondisi tanaman tersebut, jika terlalu banyak airnya, maka lidah-buaya tersebut dapat mengalami pembusukan.

5. Berikan Perawatan

Pada umumnya lidah buaya tidak banyak membutuhkan perawatan. Namun untuk memaksimalkan pertumbuhan dan kesehatannya, diperlukan pemupukan. Meskipun setahun sekali dengan pupuk organik. Selain itu juga menyingkirkan gulma atau tanaman liar yang biasanya mengganggu pertumbuhan dan penampilan lidah buaya, yang sedang dibudidayakan.

Perhatikan kondisi daunnya, lidah buaya yang sehat memiliki daun yang lurus ke atas dan montok. Apabila daunnya tampak tipis serta keriting, maka tanaman tersebut membutuhkan banyak asupan air. Selain itu jika daun lidah-buaya terkulai, berarti membutuhkan lebih banyak lagi pasokan sinar dari matahari.

Nah, demikianlah informasi mengenai cara budidaya lidah buaya lengkap beserta pemeliharaan, sehingga tumbuhan lidah buaya bisa terus tumbuh subur dan maksimal, serta terjaga kesegaran dan kesehatan-nya. Semoga informasi ini menginspirasi dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *