budidaya pisang kepok

Cara Budidaya Pisang Kepok, Pasti Berhasil!

4 views

Perlu diketahui bahwa budidaya pisang kepok adalah hal yang cukup mudah dilakukan dengan hasil yang menjanjikan. Apalagi minat pembeli akan pisang ini cukup baik di pasaran, sehingga dapat dijadikan peluang usaha untuk membudidayakannya. Cara budidaya pisang ini sangatlah mudah dan cepat. Berikut ini beberapa langkah budidaya yang harus dilakukan:

1. Pembersihan Lahan

Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum proses budidaya tanaman pisang kepok yaitu pembersih lahan. Lahan menjadi media tumbuh dan berkembangnya tanaman pisang. Oleh karena itu, lahan yang digunakan haruslah telah siap dan layak untuk ditanami. Pembersihan dapat dilakukan dengan cara diberi herbisida maupun dengan mencabutnya kemudian dibuang/dibakar.

Pembersih lahan dilaksanakan untuk membersihkan gulma liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Hal itu disebabkan karena gulma sebagai makhluk hidup juga membutuhkan nutrisi dan air. Semakin banyak gulma pada lahan tanaman maka akan mengurangi nutrisi dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh tanaman pisang.

2. Pembuatan Lubang dan Penanaman

Langkah kedua yang harus dilakukan sebelum menanam yaitu pembuatan lubang tanam dan pengaturan jarak tanam. Pembuatan lubang tanam dilaksanakan sebulan sebelum proses penanaman. Hal tersebut dilakukan agar tanah didalam lubang terkena sinar matahari dan mikroorganisme patogen tanah mati. Lubang tanam ideal untuk pohon pisang yaitu 60 x 60 x 50 cm untuk tanah subur.

Pengaturan jarak tanam juga harus dilakukan dengan baik supaya tak ada persaingan unsur hara maupun cahaya matahari. Jarak tanam untuk budidaya tanaman pisang yaitu sekitar 3 meter x 3 meter. Penanaman sebaiknya dilakukan pada bulan September-Oktober supaya bibit tidak mati dan busuk jika terkena hujan tinggi.

3. Penyiraman

Perawatan termasuk hal paling penting selama proses budidaya. Perawatan yang tepat akan membuat tanaman pisang berproduksi dengan optimal. Pemberian air sangatlah penting dilakukan agar tanaman dapat melakukan proses berkembang dan tumbuh. Air dapat diberikan langsung ataupun dengan dialiri pada parit.

4. Pembersihan Gulma

Penyiangan gulma juga sangat perlu untuk dilakukan setiap beberapa Minggu sekali. Hal tersebut dilakukan agar gulma tidak hidup subur dan mengambil nutrisi bagi tanaman pisang. Gulma yang terlalu rimbun berada pada lahan budidaya tersebut akan merugikan. Oleh karena itu perlu untuk dicabut ataupun dibasmi.

5. Pemupukan

Pupuk merupakan salah satu bahan yang diberikan pada tanah yang akan mampu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Setiap tanaman memiliki kebutuhan pupuk yang berbeda. Cara pemberian pupuk juga harus sesuai dengan 5T agar diserap tanaman secara optimal. Pemberian pupuk pada budidaya tanaman pisang kepok yaitu bertahap selama 3 kali. 

Pemupukan pertama dosis yang diberikan 100 gram urea, Sp36 dan KCl. Tahap kedua dosis yang diberikan yaitu 100 gram urea, Sp36 dan KCl pada 3-4 umur tanaman. Ketiga pupuk yang diberikan hanya 100 urea dan 200 KCl. Pemberian pupuk KCl lebih banyak untuk meningkatkan proses pembungaan dan pembentukan pembuahan pisang.

6. Perawatan Tanaman

Perawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman pisang kepok yaitu dengan membuang daun mekar. Pengurangan daun dapat dilakukan juga untuk mengurangi penguapan tanaman. Daun yang telah tua perlu untuk di buang agar terbentuk daun baru.

Klorofil daun berfungsi dalam proses fotosintesis. Daun baru akan kaya akan klorofil sehingga hasil produksi buah meningkat. Hal tersebut dikarenakan sari pati dan oksigen yang dihasilkan dalam proses fotosintesis meningkat.

Demikian penjelasan dari cara budidaya tanaman pisang kepok yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi buah. Ikutilah langkah-langkah budidaya tanaman dengan baik dan teliti agar membuahkan hasil yang maksimal. Jadi, hasil budidaya pisang kepok ini bisa menguntungkan pemiliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *