budidaya kangkung darat

Pahami Tahapan Budidaya Kangkung Darat Supaya Cepat Panen

26 views

Sayur kangkung mungkin terdengar akrab di kehidupan sehari-hari. Namun tidak sedikit yang belum mengerti budidaya kangkung darat. Kangkung sendiri adalah salah satu jenis sayur yang bisa dibilang paling mudah cara menanam dari kebanyakan sayur yang ada.

Tidak hanya dapat menghemat uang belanja, bertanam kangkung juga bisa menjadi pekerjaan sampingan. Asalkan ada lahan kosong untuk bertanam. Secara garis besar, berikut beberapa tahapan budidaya kangkung yang bisa diterapkan, antara lain:

1. Persiapan Benih

Tahapan pertama yakni memastikan bahwa benih yang dipilih berkualitas unggul serta bebas dari hama penyakit. Guna mendapatkan bibit yang bagus, bisa datang ke toko pertanian terpercaya serta berkonsultasi mengenai jenis yang akan dibeli. Lalu proses pembibitan dapat dilakukan melalui 2 metode. Pertama menggunakan biji, kedua menggunakan cara vegetatif atau stek.

2. Persiapan Lahan Serta Media Tanam

Adapun lahan yang akan digunakan untuk media tanam kangkung harus bebas dari segala rumput serta gulma. Selesai tanah digemburkan, buat gundukan selebar 1 meter dengan panjangnya dapat menyesuaikan.

Lalu beri jarak sekitar 40 cm dengan bedengan. Apabila lahan yang ada terbatas, dapat disesuaikan saja lebar dengan panjang. Pada intinya tanah harus digemburkan, lalu dibentuk bedengan yang panjang dan lebarkan disesuaikan lahan masing-masing.

3. Pemupukan Bibit Kangkung

Berikan pupuk kandang pada lahan yang telah diolah dan biarkan selama kurang lebih 3 sampai 5 hari. Jika dirasa kandungan asam tanah cukup tinggi, berikan kapur dolomite untuk menetralkannya. Keberadaan pH tanah akan menurun, jika diberikan bubuk kapur dolomite ini. Adapun takaran yang tepat adalah 1 ember kecil kapur untuk 1 karung pupuk.

4. Proses Tanam Kangkung

Proses untuk menanam kangkung yakni dengan membuat lubang bedengan dengan kedalaman sekitar 5 cm serta jarak tanam antar lubang sekitar 15 cm sampai 20 cm. Kemudian masukkan 3 sampai 5 biji kangkung pada setiap lubang. Tutup menggunakan tanah yang sudah dicampur pupuk kandang dan NPK pada benih.

Sebaiknya lakukan metode penanaman dengan teknik zig zag. Disarankan untuk bertanam pada musim penghujan yakni sekitar bulan November hingga Desember. Namun jika terpaksa harus menanam pada musim kemarau, pastikan untuk menyiram tanaman setiap hari.

5. Penyulaman Bibit Kangkung

Proses penyulaman merupakan tahapan yang tidak dapat dilewatkan saat ingin budidaya kangkung darat. Sebaiknya segera ganti tanaman yang tidak tumbuh sempurna. Kemudian segera pindai dengan benih baru untuk hasil panen merata.

6. Perawatan Tanaman Kangkung

Perawatan tanaman kangkung sejatinya tidak rumit. Hanya saja perlu sedikit ketekunan. Pastikan untuk selalu membersihkan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Apabila terlihat ada hama seperti halnya kutu putih dan sebagainya bisa segera mengatasinya. Lakukan dengan memberikan semprotan seperti cairan sabun atau bisa juga menggunakan minyak Mimba atau minyak Neem.

7. Proses Pemanenan Kangkung Darat

Hal yang ditunggu-tunggu saat ingin budidaya kangkung darat adalah menikmati proses panennya. Umumnya kangkung telah siap panen saat usia mencapai 30 hari. Cukup singkat dan cocok untuk mengisi kegiatan.

Cara panen kangkung cukup mudah, tinggal cabut dari akarnya atau bisa dengan memotong ujung pangkal menggunakan pisau. Sebaiknya tempatkan hasil panen pada tempat lembab agar tidak mudah layu. Untuk hasil yang lebih lama, bisa merendam akarnya.

Demikian pembahasan mengenai budidaya kangkung darat yang dapat dipraktekkan sendiri. Hobi bertanam tidak hanya menghasilkan kepuasan tersendiri. Namun juga menjadi ladang penghasilan dengan menjual hasil panennya. Seperti halnya tanaman kangkung ini, selain enak dimasak jika hasil panen melimpah bisa dijual di pasar-pasar tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *