budidaya jahe merah untuk pemula

Cara Budidaya Jahe Merah untuk Pemula dengan Memanfaatkan Lahan Sekitar Rumah

6 views

Jahe merah (Zingiber officinale) adalah jenis jahe yang sering digunakan untuk obat tradisional dan campuran minuman. Lahan kosong disekitar rumah bisa dimanfaatkan untuk budidaya jahe merah untuk pemula. Jahe merah lebih sering digunakan sebagai bahan minuman karena rasa pedas yang dihasilkan lebih kuat dibandingkan jahe biasa.

Manfaat jahe merah cukup banyak, sehingga banyak orang yang ingin membudidayakannya. Peradangan, batuk dan mual dapat diredakan dengan minum air rebusan jahe merah. Kandungan zat yang ada dalam jahe merah sangat bagus untuk kesehatan dan aman dikonsumsi siapa saja. Berikut cara budidaya tanaman jahe merah di lahan sekitar rumah, yaitu:

1. Menyiapkan Media untuk Menanam

Jahe merah membutuhkan media yang terdiri dari pasir dan tanah yang dicampur. Tanah dan pasir akan membuat rimpang jahe merah mudah tumbuh. Media ditambahkan pupuk untuk menambah kesuburan media.

Polybag dapat digunakan untuk budidaya jahe merah untuk pemula karena perawatannya lebih mudah dibandingkan langsung menggunakan lahan. Media tadi dimasukkan dalam polybag hingga ¼ bagian dari polybag. Kemudian polybag diletakkan ditempat yang teduh dan memiliki naungan. Penambahan fungisida diperlukan agar rimpang tidak terkena jamur.

2. Pemilihan Bibit

Bibit jahe merah bisa dibeli di petani yang membudidayakan jahe atau beli di pasar. Pilih rimpang jahe yang kondisi rimpangnya bagus, masih segar dan induk rimpang cukup tua. Ukuran jahe merah yang akan digunakan untuk bibit dipilih yang besar dan berwarna merah cerah.

Bibit jahe merah harus dibuat tunas terlebih dahulu sebelum ditanam dalam media. Jahe merah yang sudah dipilih diletakkan dalam tempat teduh bersuhu ruang. Penyiraman dilakukan untuk menjaga kelembaban sehingga rimpang jahe merah cepat bertunas. Zat pengatur tumbuh bisa ditambahkan untuk mempercepat proses tumbuhnya tunas.

3. Menanamkan Bibit

Polybag yang sudah diisi media diberi lubang untuk menaruh rimpang jahe yang sudah bertunas. Rimpang jahe di letakkan dalam media yang sudah dilubangi dan ditimbun sampai tertutup sempurna kecuali ujung tunas. Siram dengan air secukupnya agar media cepat padat dan menyatu dengan rimpang.

Polybag diletakkan dibawah naungan untuk mencegah terkena sinar matahari secara langsung selama dua setengah bulan. Media harus ditambahkan dalam polybag seiring dengan tumbuhnya tanaman jahe sampai hampir penuh. Penambahan media ini bertujuan untuk menyokong tanaman jahe yang semakin besar dan menutup rimpang jahe dengan sempurna.

4. Lakukan Perawatan 

Perawatan jahe merah sangat mudah dan tidak membutuhkan perlakuan khusus. Jahe merah disiram setiap hari saat sore untuk menjaga agar media tidak mengering. Penyiraman dihentikan saat batang tanaman jahe mulai mengering dan hampir dalam masa panen. 

Gulma yang tumbuh dalam media harus disiangi agar tidak mengganggu pertumbuhan jahe merah. Tanaman jahe merah harus dipupuk minimal 2 bulan sekali menggunakan pupuk organik. Jahe merah termasuk jarang terserang penyakit, tetapi jika terserang hanya perlu menyemprotkan pestisida untuk menghilangkan penyakit tersebut.

5. Memanen Jahe Merah

Pemanenan jahe merah dilakukan saat jahe sudah berumur 10 bulan. Cara mudah menentukan masa panen yaitu dengan melihat kondisi tanaman jahe merah. Batang dan daun jahe merah akan mengering saat tua yang menandakan bahwa jahe siap dipanen.

Pemanenan dalam polybag dapat dilakukan tanpa menggali media. Polybag dirobek di salah satu sisinya sampai keseluruhan media terlihat. Gemburkan tanah agar jahe merah mudah diambil. Bersihkan jahe merah dari tanah dan dicuci menggunakan air. Jahe yang dihasilkan kurang lebih 2,5 kg untuk polybag berukuran 50 kg.

Jahe merah memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan sehingga sangat cocok dibudidayakan. Rumah dapat dimanfaatkan untuk budidaya jahe merah untuk pemula terutama jika lahan dan tenaga yang dimiliki terbatas. Pengolahan jahe merah sebagai obat tradisional juga cukup mudah dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *